WeLcOmE My WeBsItE bY :DeNiE

top website nih....

TOP WEBSITE NIH...

Minggu, 29 Juni 2008

10. Sharing data (ambil data)

Artikel Community

Ambil Data NTFS dengan FAT via Network
Oleh kangtatantakwa
Published: Oktober 25, 2007
Print
Bagi sebagian pihak, menyimpan data dengan format NTFS (NT File System) dipercaya lebih aman dibanding dengan format FAT (File Allocation Table). Apalagi format partisi NTFS-nya dikompresi oleh OS Windows XP SP2, 2003, atau Vista. Format NTFS mampu mencegah orang lain mengcopy-paste file-file di PC (personal computer) melalui jaringan LAN.

Teori di atas setengah benar (half truth). Sebenarnya, pencegahan hanya efektif bila pihak “musuh” menggunakan PC/harddisk yang berformat NTFS juga, tetapi tidak berpengaruh nyata (significant) untuk PC yang berformat FAT.

..Phraq-Tech..

Tools yang musti dilengkapi :

.o1. Terkoneksi dengan PC lain via jaringan LAN, Bluetooth, atau WirelessLan (WLAN).
.o2. Memiliki hardisk atau Disk Memori (USB) berformat FAT (/32).
.o3. Folder, data, atau file di PC target harus “open share”.


Catatan :

Bagi anda yang hardisknya tidak atau belum terpartisi format FAT, silahkan bikin partisi tambahan dengan format FAT atau FAT32. Tool yang bisa digunakan a.l: partition magic, norton partition, etc. Untuk me-check apakah status format file system hardisk NTFS atau FAT32, sorot salah satu drive, misalnya drive H:\, klik kanan, selanjutnya sorot dan klik menu “Properties”. Pada Gambar 1 terlihat status “File system” untuk drive H:\ milik kangtatantakwa adalah FAT32.

Gambar 1

Gambar 2

Setelah kita mendapatkan folder yang di-share via network, selanjutnya lakukan drag-&-drop (copy-paste) file dari PC target ke PC kita.

Pada Gambar 3 merupakan kondisi penolakan oleh PC target pada saat melakukan drag-&-drop (copy-paste) file dari PC target ke PC kangtatantakwa. Penolakan atau proteksi ini terjadi karena: (1) pemilik PC target memasang/mengaktifkan secara default (Windows Security Alert) firewall plus antivirus yang ada di controll panel; (2) pada saat melakukan modus operandi, kangtatantakwa masih menggunakan drive yang status file system-nya NTFS.

Gambar 3 Hampir di setiap file NTFS terdapat informasi pesan 'KAVICHS'. Layanan ini sudah sepaket dengan antivirus Kaspersky Anti-Virus (KAV) yang ada dalam system operation. Informasi tersebut ditulis atau diletakan pada file's additional data stream. Bahkan sekalipun KAV di-uninstall atau diganti dengan Anti-Virus (AV) lain, informasi tersebut tidak akan hilang, karena tidak akan dihapus oleh sistem operasi (OS Win).

Catatan :

Pada file system FAT /32 informasi atau pesan 'KAVICHS' tidak bekerja dengan baik, dan cenderung tidak aktif (inactive).

Gambar 4 Gambar 4 merupakan kondisi dimana kita mendapatkan akses ketika mencoba mentransfer data target ke drive yang berstatus file system FAT32. Selanjutnya klik Yes to All. Pada kotak Confirm Stream Loss di atas menginformasikan bahwa data target yang akan dicopy akan kehilangan kemampuan proteksinya. Artinya pada saat data ditransfer ke drive FAT, informasi :KAVICHS:$DATA-nya akan hilang. ITU tidak penting, yang penting adalah file-file target berhasil kita ambil.

Tidak ada komentar: